PRAKTISI MENGAJAR: BERBAGI PENGALAMAN BERSAMA PENILIK PAUD DAN DIKMAS (Bp. TASIM SETIABUDI) DALAM KULIAH EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN MASYARAKAT


Karawang, 23 Oktober 2025

Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang kembali melaksanakan kegiatan Praktisi Mengajar. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 23 Oktober 2025 di gedung Aula FKIP Unsika, dalam perkuliahan Evaluasi Program Pendidikan Masyarakat yang diampu oleh Dr. Tika Santika, S.Pd., M.Pd.



Kegiatan ini menghadirkan Bapak Tasim Setiabudi, seorang Penilik (PAUD dan Pendidikan Masyarakat) yang telah berpengalaman sejak tahun 2006 hingga sekarang. Dengan pengalamannya di lapangan, beliau memberikan wawasan mendalam tentang mekanisme dan praktik evaluasi program pendidikan masyarakat, khususnya di satuan PAUD dan lembaga pendidikan nonformal.

Kegiatan praktisi mengajar ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 yang sedang menempuh mata kuliah Evaluasi Program Pendidikan Masyarakat. Dalam sesi pembelajaran, Bapak Tasim memaparkan berbagai hal penting mulai dari konsep dasar evaluasi, tahapan pelaksanaan, instrumen penilaian, hingga tantangan yang sering dihadapi dalam mengevaluasi program di tingkat masyarakat.

Beliau menekankan bahwa evaluasi bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan proses strategis untuk memastikan efektivitas, efisiensi, dan relevansi program. Evaluasi yang baik akan membantu lembaga mengetahui sejauh mana tujuan program tercapai dan apa yang perlu diperbaiki agar kegiatan pendidikan masyarakat dapat lebih berdampak.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait kondisi riil pelaksanaan program di lapangan. Melalui penjelasan langsung dari praktisi, mahasiswa memperoleh pemahaman nyata tentang bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diterapkan dalam konteks sosial yang sebenarnya.

Menurut Dr. Tika Santika, kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk menghubungkan dunia akademik dengan praktik profesional. “Melalui program praktisi mengajar, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata para ahli di lapangan. Ini menjadi bekal penting untuk mereka ketika nanti terjun dalam dunia kerja dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.



Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen FKIP UNSIKA, khususnya Program Studi Pendidikan Masyarakat, dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, inspiratif, dan berbasis pengalaman nyata, guna mencetak lulusan yang kompeten, reflektif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan pendidikan masyarakat di Indonesia.